Sabtu, 17 Mei 2008

Ro'... Ro'... Ro'.....

Ketika seseorang mendapat amanah dari Allah dan manusia, maka ikhtiar pertama yang harus dia lakukan adalah mewujudkan amanah tersebut, bagaimana daya upayanya agar amanah itu bisa terwujud. Manusia punya keterbatasan, tetap yang paling utama kita tuju adalah Allah dan pertolongannya, supaya memberikan kemudahan pada daya dan upaya kita.
Aku adalah seorang guru (Al Qur'an) yang diberi amanah oleh para orang tua siswa, bagaimana anak-anak mereka bisa membaca Al Qur'an, meskipun sebetulnya tidak hanya pada membaca saja, generasi Qur'ani, itulah keinginan mereka.
Berawal dari membaca, mereka akan cinta pada Al Qur'an. Tapi ada hal yang mengganjal sehubungan dengan amanahku ini, banyak anak-anak yang belajar baca Qur'an mengalami kesulitan pada pelafalan. Aku kadang-kadang berupaya semampuku...
Dulu aku pernah menangani anak cadel "R", tapi setelah aku teliti dan aku dengarkan ... ternyata dia masih punya getar "R", maka aku simpulkan bahwa dia tidak cadel bawaan, setelah aku kroscekkan denga bundanya, ternyata benar... ini juga karena kesalahan orang tua ketika "mbelajari" anaknya berbicara dengan logat"pelat-pelatan". Setelah itu ... aku dengan segala cara dan tetap mengharap pertolongan Allah melatih anak ini melafalkan "RO' " dengan benar. hari berganti pekan, pekan berganti bulan, bulan demi bulan...Dan... di luar kemampuanku...Subhanallah... anak ini dengan jelas dan fasih mengucapkan Ro' ... Ro'... sepertinya aku tidak percaya pada telingaku, berkali-kali anak ini mengucapkan Ro'...Ro'... Ro'... rupanya dia juga sangat senang, karena kekurangannya inilah dia sering diejek teman-temanya 'Pelat...pelat...pelat", sebuah perjuangan... hal kecil yang mampu mendongkrak kepercayaan dirinya menjadi lebih kuat.
Masih banyak anak-anakku yang mempunyai masalah-masalah seperti ini, barangkali kalau pengunjung blog saya menaruh simpati pada saya, mohon berikan informasi kepada saya tentang hal-hal atau buku - buku yang harus saya baca dan saya pelajari. Saya tetap yakin "Nashrun minallah - pertolongan itu hanyalah dari Allah "

1 komentar:

Anonim mengatakan...

ustadzahku........

bagaimana ini...

saya jadi kecanduan........

QIROATI!!

hehe...

Jadinya saya bisa merasakan bagaimana kecewanya murid-murid jika waktu qiroati tidak ada

terima kasih udah sabar mengajari saya mnegaji yang benar..

Yang sabar sama muridnya yang bandel satu ini ya, us... :)