Minggu, 03 Agustus 2008

Kelas Baruku

Hari-hari aktifpun mulai, persiapan sudah dilakukan, meskipun terkadang masih ada yang kurang di sana dan di sini. Berjumpa lagi dengan anak-anak setelah liburan...wah wajah-wajah ceria, pipi-pipi mereka yang tambah tembem-tembem, kulit-kulit mereka yang tampak tambah bersih ( karena nggak dipanggang di bawah matahari karena keasyikan main bola), senyum sapa dan salam mereka kudengar lagi.

Memasuki kelas-kelas barunya...heboh..., menunggu...dengan ustadz/ustadzah siapa
mereka belajar dan bermain. Kelas mulai gaduh....meja kursi mulai mereka siapkan, membentuk formasi grouping....semangat sekali, inilah yang selalu kurindu dari anak-anak, yang kadang mampu memompa semangat kami para Asatidz, yang mampu membuat kami harus terus belajar dan belajar, yang harus membuat kami bertambah sabar karena tingkah mereka, Subhaanallah...sebuah aliran energi yang dahsyat sekali.

Aku sendiri...sekarang mendampingi mereka yang di kelas IV, angkatan pertama yang Alamdulillah mulai awal sudah selalu aku ikuti perkembangannya. Sebuah kelas yang dihuni 26 anak, 11 akhwat dan 15 ikhwan. Anak-anak yang sebentar lagi menyambut dan menyongsong masa balighnya. Aku sendiri masih belum punya anak sebesar mereka, anakku yang pertama masih kelas 1, Allah memberiku kesempatan untuk belajar dengan dan dari mereka.

Akhwatnya sudah punya malu, ikhwannya kadang terpergok mataku saling berbisik dengan temannya mengenai teman akhwatnya. Hati-hati kukenalkan pada mereka apa arti baligh..., apa kewajibannya dan apa yang harus dilakukannya. Bagaimana aku harus bisa menjadi sahabat mereka, menjadi guru mereka ataupun menjadi ibu mereka.

Terus belajar nak...bersama ustadzah, Ustadzah juga banyak belajar dengan kalian ... menyongsong masa depan yang semakin besar tantangannya." Bekerjalah untuk duniamu seakan-akan kamu akan hidup selamanya dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan-akan kamu akan mati esok hari.

Tidak ada komentar: