| Hari itu Jum'at 8 agustus, Iman namanya...si kecil putra keduanya Ust. Ayyub. Dari Surabaya 3 hari yang lalu di Tuban untuk sekolah, jauh amat.... dari Surabaya. Namanya juga anak-anak, jauh dari Umminya dan "Fia" adik kecilnya...bikin Iman...kadang masih rewel. Dia anaknya ceria, mandiri bikin aku sendiri suka gemes. Karena suasana hatinya belum bisa bikin dia enjoy, kemarin lusanya Us. Eva sempat nagajak dia jalan-jalan, sampai ada ide bawa dia keliling kelenteng. Merasa senang... besoknya dia ngajak main lagi...katanya karena belum bisa keliling di lantai empat, kayak apa yah kelentang dekat rumahku itu...? aku aja belum pernah keliling ke sana. Tapi hari itu.., ada yang menarik keinginan Iman... tapi tidak keliling kelenteng. Horee...bermain di laut sambil bawa bola. Cerialah wajah si Iman. Rupanya dia sudah janjian sama Si Sulungku Eca. Menunggu Us. Eva..., cemas wajah Iman kulihat. Us. Eva mana ya...? kok lama...? Yang ditunggu sudah datang... seketika... sumringah wajah Iman. Kami berjalan beriringan...sampai di pantai... angin pantai menerpa iringan jalan kami. Kurasakan segar sekali... apalagi kulihat iring-iringanku, Us. Eva, Iman, Si Sulunku Eca dan Si Bungsuku Qiqi. Dengan membawa bola, minuman dan makanan kecil, (meskipun nggak mereka sentuh karena keasyikan bermain). Pantai depan gang rumahku, setiap hari kulewati...tapi jarang sekali atau bahkan aku nggak pernah jalan-jalan menikmati pagi atau sore hari liburku, apalagi dengan dua buah hatiku. Tapi sore ini.... benar-benar kunikmati..., apalagi melihat canda tawa mereka. Nikmat yang paling besar buatku. Subhaanallah.... kenapa kulewatkan keindahan yang sudah Engkau sediakan Ya Allah. Bermain dengan mereka dengan gulungan gelombang... ke tengah...semakin ke tengah...aku tidak bisa melepaskan pandangan ku..., selalu berteriak kalau mereka keasyikan dan tambah menengah..., sampai kemudian...., Eca.. gleg...gleg..., Bunda... air lautnya terminum..., oh ya...., airnya pahit kata Iman..., Haa.. pahit ? emang air laut pahit ? eee....keliru asin katanya sambil tertawa...ha...ha...ha. Bosan mereka bermain air, ganti acara... bermain bola. Iman membagi pemain, Us.Eva dan Aku, Iman dan Eca. Bermain bola dengan mereka, hu..... asyik tapi capek sampai kami kalah 3-1. Ternyata melelahkan. Aku teringat murid-muridku yang nggak punya lelah dan capai, meskipun pulangnya sudah sore, tapi mereka masih saja meluangkan waktu untuk bermain bola. Subhaanallah badan-badan yang kuat dan sehat. Setelah kami kecape'an dan hari mulai sore..., kami bersiap pulang. Tapi kayaknya, krucuk...krucuk bunyi perut kami. Makan bakso sepertinya asyik sambil melihat laut. Tapi sayangnya "pentol"nya habis. Jadi deh kita makan dengan tahu dan balungan. Dan....sepertinya Eca dan Iman kelaparan mereka sampai haus menambah lontong. Dan...sore ini... ternyata tidak hanya sekedar melepas lelah... Iman...kulihat sangat senang sekali, apalagi dua anakku dan kami berdua (dengan Us.Eva) sedikit terlepas dari kepenatan kegiatan rutin kami. Allah.... berikan kami kesempatan untuk bisa selalu menikmati keindahan dan keceriaan yang Engkau berikan . Iman... kutunggu kamu di Tuban, belajar dengan kami dan teman - teman. |
Jumat, 08 Agustus 2008
Sekedar melepas lelah.....?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
2 komentar:
ayo us, maen bola lagi! kita kalahkan para pemuda kecil itu!hehehe...
us...
jazakillah. minggu petama Iman di Tuban sangat berkesan hingga jika di Surabaya Iman selalu minta pulang ke Tuban. Pulang? ya karena memang kami sekeluarga sudah merencanakan tinggal di Tuban. Tinggal menyelesaikan beberapa pekerjaan yang tersisa, setelah itu semua di Tuban. Memang masih pulang pergi Tuban-Surabaya, karena ada usaha yang harus dikontrol, tidak setiap hari.
Semoga bantuan jenengan di tulis sebagai amal ibadah.
Posting Komentar